Rabu, 11 April 2012

APA PERBEDAAN SOFTSKILLS DAN HARDSKILLS ?


APA ITU PERBEDAAN SOFTSKILLS DAN HARDSKILLS  ?

Softskills adalah kemampuan seseorang  untuk mengendalikan emosional, kemampuan untuk berkomunikasi, memecahkan masalah, bekerjasama dengan orang lain, bernegosiasi, kemampuan berstrategi, kreativitas, dll. Softskills berhubungan dengan EQ dan kepribadian seseorang.

Sedangkan Hardskills adalah kemampuan seseorang di bidang ilmu pengetahuan, akademis, dan ketrampilan .

Contohnya seperti ini : Budi anak yang pintar, dia selalu menjadi juara kelas. Nilai rapotnya bagus. Tetapi dalam pergaulan dia kurang bisa bersosialisasi. Tidak banyak teman. Dan bila berbicara hanya secukupnya saja. Dalam hal ini Budi memiliki Hardskills yang bagus tetapi softskills nya kurang.

Kamis, 29 Maret 2012

Menyiasati dampak kenaikan BBM

MENYIASATI  DAMPAK  KENAIKAN  BBM

Akhir-akhir ini marak demontrasi yang menentang kenaikan harga BBM. Pemerintah menetapkan tgl 1 April 2012 sebagai hari kenaikan BBM.
Masalah kenaikan harga BBM selalu terulang lagi. Ada yang pro dan kontra. Di lain pihak pemerintah sudah tak sanggup lagi menanggung beban subsidi BBM, sehingga harus menaikkan harga BBM. Di Pihak lain, rakyat merasa semakin terjepit dalam kondisi ekonomi yang semakin berat. Dampak dari kenaikan BBM ini akan merajalela ke berbagai sector kehidupan seperti kenaikan harga bahanpokok kebutuhan sehari-hari, kenaikan ongkos transportasi umum, dll. Sedangkan penghasilan gaji tidak naik.
Bagaimana cara menyiasati supaya pengeluaran tidak melebihi penghasilan ?
1.     Buatlah pos-pos penting seperti :
-         Pengeluaran rutin  rumah tangga  selama sebulan , seperti belanja sehari-hari, listrik, telepon, transportasi, biaya sekolah, tabungan, dll
2.     Bila masih ada sisa penghasilan bisa dipakai untuk keperluan lain yang bukan rutin.
3.     Namun bila terjadi defisit, maka lakukan sbb :
-         Tinjau kembali pengeluaran-pengeluaran tersebut, apakah ada yang bisa dikurangi?
-         Mencari penghasilan tambahan dengan berdagang di lingkungan rumah, di kantor. Bisa juga bila memiliki keahlian ilmu dapat dimanfaatkan dengan mengajar, member les privat, dll
4.     Bila sakit, sebaiknya pergi ke puskesmas, karena biaya berobat lebih murah.
5.     Penghematan di rumah seoerti hemat listrik, mengurangi jajan dan makan di luar, lebih baik masak sendiri di rumah.
6.     Jangan pergi ke tempat-tempat yang menjadikan kita konsumtif seperti mal, pertokoan, supermarket dll.
7.     Buat perencanaan bila ingin bepergian jarak jauh, seperti pulang mudik lebaran dipersiapkan dananya dari jauh-jauh hari.
8.     Ajak seluruh keluarga untuk mengerti dan brpartisipasi dalam penghematan ini.

Pendidikan Untuk Anak Jalanan

PENDIDIKAN  UNTUK  ANAK-ANAK  JALANAN

Sebenarnya ada pertanyaan dalam benak saya yang mengganggu pikiran setiap kali melihat anak-anak jalanan. Apakah mereka tidak sekolah ? Milik siapa pendidikan itu ? Apakah hanya orang yang mampu saja yang berhak mendapatkan pendidikan ?
Coba saja kita lihat, di Jakarta ada banyak sekolah-sekolah yang berstatus RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf International) dan SBI (Sekolah bertaraf Internasional). Dengan gedung yang bagus, fasilitas memadai, peralatan canggih, berapa banyak biaya yang keluarkan pemerintah untuk membangun sekolah-sekolah tersebut ?
Lalu mari kita lihat di persimpangan jalan lampu merah, perkampungan, berapa banyak anak yang tidak sekolah, putus sekolah karena mereka harus bekerja dan tidak mempunyai biaya.
Seandainya sebagian dana untuk sekolah RSBI dan SBI itu dialihkan untuk pendidikan anak-anak jalanan tadi, maka akan meratalah hak-hak pendidikan anak-anak di Indonesia.
Di lain pihak, pemerintah menjawab tuntutan globalisasi dan perkembangan zaman dengan mendirikan sekolah RSBI, namun di pihak lain masih banyak sekolah-sekolah yang keadaan fisiknya memprihatinkan dan membutuhkan biaya.
Sebenarnya, sekolah itu bukan hanya fasilitasnya saja, tapi yang terpenting adalah bagaimana anak didik dan pendidik dapat melalui proses belajar dan mengajar dengan baik dan benar.
Saya hanya mengharpkan pemerintah adil terhadap semua anak di Indonesia, hak mereka terpenuhi untuk mendapatkan pendidikan. Karena dengan pendidikan akan mengurangi kebodohan, dengan mengurangi kebodohan maka akan terhindar dari kemiskinan, dengan menjauhkan dari kemiskinan maka akan  menjauhkan dari kekufuran.

Apa yang dibutuhkan dari lulusan universitas

APAKAH YANG DIBUTUHKAN DARI LULUSAN UNIVERSITAS BAGI DUNIA KERJA ?

Umumnya  perusahaan mencari  pegawai yang sudah berpengalaman  sehingga perusahaan tidak  perlu mengajarinya lagi. Calon pegawai yang sudah memiliki pengalaman kerja lebih memiliki kemampuan bekerja yang sesuai dengan lowongan yg dibutuhkan dan dapat berkontribusi langsung.
Namun bagi mahasiswa yang baru lulus kuliah jangan merasa minder dan putus asa untuk melamar pekerjaan. Bila selama menjadi mahasiswa aktif berperan serta dalam organisasi kemahasiswaan, kegiatan ekstrakurikuler  ataupun organisasi di masyarakat, maka itu dapat menjadikan nilai tambah .
Dalam melamar pekerjaan ke perusahaan, perhatikan kebutuhan lowongan  dan kualifikasi pegawai yang diinginkan oleh perusahaan tersebut. Bila pelamar belum memiliki pengalaman,  secara umum, perusahaan akan membutuhkan calon pegawai sbb :
1                   Mampu menyesuaikan diri dengan cepat
2                   Mau belajar dan bekerja keras
3                   Memiliki pengalaman berorganisasi dan kegiatan
4                   Berinisiatif dan kreatif
5                   Berwawasan luas
6                   Mampu menyelesaikan masalah
7                   Dll.
Dengan berpengalaman organisasi, pelamar bisa diperkirakan memiliki kemampuan bekerjasama dengan orang lain dan bisa berkomunikasi dengan baik.
Jadi, Selain disiplin ilmu akademis yang dibutuhkan perushaan, ada hal lain yang dibutuhkan yaitu kemampuan Soft Skills pelamar juga diperhatikan.

Keterkaitan hard skills dan soft skills di dunia kuliah

KETERKAITAN HARDSKILL DAN SOFTSKILL  DI DALAM DUNIA KULIAH

Dalam masa perkuliahan, mahasiswa memiliki kewajiban untuk belajar dan berusaha  berprestasi di bidang kuliahnya masing-masing. Memliki IPK tinggi adalah harapan semua mahasiswa. Untuk itu mahasiswa belajar dengan tekun, menguasai mata kuliah, dan berusaha mendapatkan nilai yang bagus. Dengan memiliki IPK tinggi umumnya mereka akan mudah mencari kerja.
Karena kesibukan belajar mahasiswa jadi tidak ada waktu lagi untuk berorganisasi, melakukan kegiatan kampus, dan bergaul dengan teman-teman di lingkungan kampus. Padahal, secara keseluruhan Kampus selain tempat menimba ilmu atau belajar juga merupakan tempat bersosialisasi dan berorganisasi.
Selama menjadi mahasiswa, selain ilmu akademis yang kita dapatkan, mahasiswa juga diharapkan dapat mengembangkan kepribadian, kemampuan atau potensi dalam dirinya dikembangkan melalui pemikiran-pemikiran dan gagasan.
Dengan adanya keseimbangan antara hardskill (kemampuan akademis) dan softskill (Kemampuan emotional/pribadi) maka mahasiswa akan menjadi manusia yang sutuhnya, dan hal ini membantu dalam meningkatkan kwalitas belajar.

Apa Itu Soft Skills

APA  ITU  SOFT SKILL ?

Soft skills adalah suatu kemampuan dalam diri seseorang yang berhubungan dengan “EQ”, kepribadian, hubungan sosial, komunikasi, kebiasaan, optimis, yang menggambarkan hubungan dengan orang lain. Soft skills melengkapi Hard Skills (IQ) pada setiap orang.
Dengan memiliki Soft Skills yang baik, maka seseorang dapat berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari terutama di dunia kerja.
Soft Skills juga diartikan sebagai ketrampilan seseorang dalam berkomunikasi, kemampuan memecahkan masalah, bekerja sama dengan orang lain, berpikir strategi dan kreatif.

Kamis, 12 Januari 2012

TUGAS PKN


Nama    : Sri Nurhayati
NPM      : 16511874 / 1PA10
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

PEMERINTAHAN YANG BAIK


Apa sih Pemerintahan yang baik itu ? apakah sama artinya dengan seorang ibu yang Baik ? Guru yang baik ? atau Pengusaha yang baik ? … Apakah kata  ‘baik’ itu sama artinya untuk subjek yang berbeda-beda tadi ? Baiklah, saya akan mencoba mengulas tentang Pemerintahan yang baik menurut pandangan saya, sebagai seorang mahasiswi. seorang ibu, dan tentunya sebagai warga negara.

Sebelumnya, mari kita lihat bangsa Indonesia  sekarang ini, setelah lebih dari 60 tahun merdeka, dengan pertanyaan-pertanyaan dalam benak kita :
-        *   Masih adakah  masyarakatnya yang terbelenggu dalam kemiskinan, kelaparan, kebodohan, kekerasan, dan ketidak adilan ?
-       *   Masih adakah daerah-daerah di wilayah Indonesia yang belum tersentuh  pemerataan pembangunan ekonomi ?
-         *  Masih adakah para pemegang kekuasaan dan pemilik modal yang terus memperkaya diri mereka dan kelompoknya seakan tak pernah cukup ?
-         *  Masih adakah para elite politik yang bekerja hanya untuk kepentingan partai politiknya ?
   Apa jawaban yang paling jujur dari dalam hati kita ? … pasti jawabnya MASIH ADA.

Sebagai seorang warga negara kita tentu mengharapkan hal-hal tersebut sudah tidak ada lagi di bumi pertiwi kita tercinta. Kita mengharapkan Pemerintahan yang mampu menjalankan tugas-tugasnya dan membawa bangsa dan masyarakat Indonesia menuju Masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera serta berperan serta di dunia internasional untuk kemajuan bangsa Indonesia sendiri. Sebagai seorang ibu tentunya juga mengharapkan anak-anaknya dapat membangun Negara Indonesia menjadi lebih baik  dan mengharumkan nama bangsa Indonesia. Sebagai seorang mahasiswi tentunya saya akan belajar dengan baik dan mengamalkan ilmu yang saya dapat untuk masyarakat.

Pemerintahan yang baik harus memiliki konsep-konsep yang jelas agar masyarakat dapat menilai dan mengawasi jalannya pemerintahan. Apabila pemerintah keluar jalur dari konsep tersebut berarti masyarakat berhak meminta pertanggungjawaban pemerintah. Konsep-konsep tesebut adalah sebagai berikut :
-        -    Pemerintah harus mendengar aspirasi dari masyarakat secara langsung, turun ke desa-desa dan ke pelosok-pelosok wilayah terpencil. Dengan begitu berita dan fakta yang didapat benar-benar murni tanpa rekayasa atau dipolitisasi untuk kepentingan golongan tertentu. Kadangkala suara rakyat tidak sampai ke DPR atau DPD.  Keinginan dan kepentingan rakyat tidak tersalurkan ke pemerintah pusat ataupun daerah. Apabila Pemerintah tidak tahu keinginan dan kebutuhan rakyat, bagaimana bisa pembangunan berjalan dengan sukses.
-     -  Penegakkan hukum harus benar-benar berpihak kepada semua lapisan masyarakat, selama ini masih ada kasus-kasus hukum malahan melindungi pihak-pihak tertentu padahal jelas kesalahannya. Hukum kadangkala tidak seimbang. Orang yang buta hukum malah dimanfaatkan sehingga keadilan terasa mahal bagi orang tersebut. Rakyat harus diberikan pengetahuan tentang kesadaran hukum sehingga menyadari hak dan kewajibannya sebagai warga Negara, Dengan pengetahuan tentang hukum ini, masyarakat menjadi bangsa yang tentram dan damai.
-        -   Perilaku bersih dari korupsi, bekerja tanpa pamrih dan terus mencoba belajar sebaiknya diterapkan kepada orang-orang yang bekerja dalam pemerintahan. Pemerintah harus mau menerima kritik dan saran dengan lapang dada, mau menerima kesalahan dan belajar dari kesalahan itu. Pemerintah harusnya membuat system dimana korupsi tidak bisa lagi hidup di muka bumi ini. Kasus korupsi di Indonesia sudah semakin parah. Dari tingkat kelurahan sampai kementrian, dari yang hanya puluhan ribu sampai milyaran, uang Negara menghilang karena keserakahan orang-orang tertentu. Korupsi itu bagaikan penyakit kanker, yang merajalela dalam tubuh manusia. Tidak kelihatan gejalanya tetapi sewaktu-waktu akan keluar dan sudah mencapai stadium tinggi. Begitu juga dengan korupsi di pemerintahan, sepertinya sudah mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari, namun suatu saat akan ketahuan juga dan yang menanggung akibatnya adalah keluarga dan masyarakat.
-        -  Pemerintah harus lebih jujur dan terbuka kepada masyarakat terhadap segala hal yang menimpa bangsa ini. Kejujuran memang menjadi barang langka pada zaman sekarang ini. Orang yang jujur malah tertindas, dikecam dan terabaikan. Dengan adanya kejujuran dan keterbukaan dari Pemerintah diharapkan masyarakat akan lebih percaya terhadap kinerja pemerintah.
-      -  Kemiskinan dan kebodohan adalah awal dari kehancuran, maka dari itu hal yang paling utama adalah pemerintah harus lebih memfokuskan kepada pendidikan dan pembangunan ekonomi. Sebaiknya pendidikan diberikan gratis sampai tingkat SMA. Dan itu berlaku di seluruh wilayah Indonesia tanpa kecuali. Pembangunan di desa-desa pun perlu ditingkatkan agar  taraf hidup ekonominya tidak ketinggalan  dengan di daerah perkotaan. Pemerintahan yang baik adalah memperhatikan dan mau membangun seluruh wilayah di Negara Indonesia.
-       -  Pemerintahan yang baik juga mengedepankan perekonomian rakyat, bukan perekonomian sekelompok orang. Saat ini makin terlihat yang kaya semakin kaya dengan ekspansi usahanya yang merambah di segala bidang. Orang-orang pemerintahan memanfaatkan kekuasaan dan koneksinya untuk memperkaya diri sendiri serta kelompoknya. Pemerintah perlu membantu dan mendorong usaha ekonomi rakyat kecil dan menengah yang banyak tersebar di daerah-daerah dengan menyediakan fasilitas-fasilitas seperti pinjaman dana dari bank, pendidikan dan penyuluhan kewirausahaan, dan tenaga-tenaga terampil dari kota.
-    - Pemerintahan yang  baik juga harus bisa melindungi rakyatnya dari kekerasan, ketidaktentraman, dan perpecahan karena perselisihan agama dan suku. Masyarakat harus bisa merasa aman untuk melakukan kegiatan ekonomi, social dan politik. Pemerintah harus menciptakan suasana yang tentram dan damai dalam kehidupan sehari-hari.

Dari ulasan tentang Pemerintahan yang baik di atas, kita mengharapkan Pemerintah dapat melaksanakan kewajibannya untuk membawa bangsa ini ke kehidupan yang lebih baik bagi bangsa dan negaranya. Janganlah karena ulah segolongan orang yang tidak bertanggung jawab maka semuanya terkena getahnya. Masalah-masalah akan selalu bermunculan dan kita harus yakin bahwa bangsa ini akan terus berusaha untuk tetap bangkit dan Berjaya di mata internasional. Semoga generasi berikutnya dapat memimpin PEMERINTAHAN YANG BAIK dari sebelumnya. Amin…